Allohuakbar, Guratan Ayat-Ayat Suci yang Selalu Berganti di Tubuh Ali



Ali Yakubov, bayi berusia 9 bulan, menarik perhatian warga Red October, Rusia, beberapa waktu lalu.

Sebabnya, di punggung, dagu, tangan, betis, kaki, dan perut muncul tulisan ayat-ayat Allah dan berganti-ganti.

Fenomena ini diberitakan media internasional The Telegraph. Warga lantas berbondong-bondong datang, termasuk wartawan media internasional.

Wartawan melihat pada kaki kanan Ali terdapat tulisan “Alhamdulillah”, atau segala puji bagi Allah. Awalnya, tulisan itu ditemukan di dagu.

Tulisan itu berwarna muda dan saat akan berganti, warnanya memudar. Melihat fenomena ini, petugas kesehatan setempat sempat kebingungan, mengapa tulisan itu bisa muncul.

Ali merupakan putra kedua. Madina, ibu kandung Ali mengatakan, fenomena itu tak ditemukan saat putri pertamanya lahir. 
Madina mengatakan, “Biasanya tanda-tanda itu muncul dua kali seminggu, pada hari Senin dan malam antara Kamis dan Jumat. Setelah tiga hari tulisan itu akan hilang dan berganti dengan ayat yang baru.”

“Ali selalu merasa tak enak badan saat itu terjadi. Ia menangis dan suhu tubuhnya naik."

Berdamai Dengan Takdir

Ada yang berangan-angan, “Seandainya, aku punya ini, pasti bahagia sekali.”

Ada juga yang berangan-angan, “Seandainya dia mau jadi istriku, betapa bahagia.”

Itulah angan-angan manusia, tidak bisa disamakan. Padahal letaknya bahagia ada pada rasa atau hati.

Kalau kita sudah ridho terhadap qodar yang Allah sodorkan pada diri kita, ya kita bahagia.

Dalam sebuah hadits Nabi SAW bersabda:

1. “Hindari barang-barang haram! Kau akan menjadi orang yang ibadahnya mengalahkan yang lain!
 

2. Ridholah pada yang ditentukan untukmu, oleh Allah! Kau akan menjadi lebih kayanya Manusia!
 

3. Berbuat baiklah pada tetangamu! Kau akan menjadi orang iman (yang sempurna)!
 

4. Cintai Manusia! Seperti kau mencintai dirimu! Kau akan jadi orang Islam (yang sempurna)!
 

5. Jangan banyak tertawa! Karena banyak tertawa, mematikan hati!.”

" BACALAH INI 2 MENIT SAJA "

Seorang mandor bangunan yg berada di lt 5 ingin memanggil pekerjanya yg sdg bekerja di bawah.
Setelah sang mandor berkali-kali berteriak memanggil, si pekerja tidak dapat mendengar karena fokus pada pekerjaannya dan bisingnya alat bangunan.
Sang mandor terus berusaha agar si pekerja mau menoleh ke atas, dilemparnya Rp. 1.000- yg jatuh tepat di sebelah si pekerja.
Si pekerja hanya memungut Rp 1.000 tsb dan melanjutkan pekerjaannya.
Sang mandor akhirnya melemparkan Rp 100.000 dan berharap si pekerja mau menengadah "sebentar saja" ke atas.
Akan tetapi si pekerja hanya lompat kegirangan karena menemukan Rp 100.000 dan kembali asyik bekerja.
Pada akhirnya sang mandor melemparkan batu kecil yang tepat mengenai kepala si pekerja. Merasa kesakitan akhirnya si pekerja baru mau menoleh ke atas dan dapat berkomunikasi dengan sang mandor.
Cerita tersebut di atas serupa dengan kehidupan kita, اَللّهُ selalu ingin menyapa kita, akan tetapi kita selalu sibuk mengurusi "dunia" kita.
Kita diberi rejeki sedikit maupun banyak, sering kali kita lupa untuk menengadah bersyukur kpd NYA...
Bahkan lebih sering kita tidak mau tahu dari mana rejeki itu datang,
Bahkan kita selalu bilang...
kita lagi "HOKI!"
Yang lebih buruk lagi kita menjadi takabur dengan rejeki milik اَللّهُ
Jadi jangan sampai kita mendapatkan lemparan "batu kecil" yg kita sebut musibah..!
agar kita mau menoleh kepada-NYA...
Sungguh اَللّهُ sangat mencintai kita, marilah kita selalu ingat untuk menoleh kepada NYA. Sehingga tak perlu lagi lemparkan batu kecil lagi saat IA rindu dan ingin berkomunikasi dgn kita...
Semoga bermanfaat

Kaos Kaki Sobek Sang Milliarder

Al-Kisah seorang kaya raya (Milyader), sedang sakit parah..menjelang ajal menjemput dikumpulkanlah anak-anak tercintanya.
Beliau berwasiat: Anak-anaku...jika ayah sudah dipanggil yang Maha Kuasa, ada permintaan ayah kepada kalian "tolong di pakaikan kaos kaki kesayangan ayah, walaupun kaos kaki itu sudah robek, ayah ingin pake barang kesayangan semasa bekerja di kantor ayah dan minta kenangan kaos kaki itu dipake bila ayah dikubur nanti. 

Singkat cerita Akhirnya sang Ayah meninggal dunia. Saat mengurus Jenazah dan saat mengkafani, anak2nya minta ke pak modin untuk memakaikan kaus kaki yg robek itu sesuai wasiat ayahnya. Akan tetapi pak modin menolaknya: "maaf secara syariat hanya 2 lembar kain putih saja yang di perbolehkan dipakaikan kepada mayat..". Terjadi diskusi panas antara anak2 yg ingin memakaikan kaos kaki robek dan pak modin yg juga ustad yg melarangnya. 

Karena tidak ada titik temu dipanggilah penasihat keluarga sekaligus notaris. Beliau menyampaikan: "sebelum meninggal bapak menitipkan surat wasiat, ayo kita buka ber-sama2 siapa tahu ada petunjuk.." 

Maka dibukalah surat wasiat alm milyader buat anak2nya yg di titipkan kepada Notaris tersebut. Ini bunyinya: Anak-anaku pasti sekarang kalian sedang bingung, karena dilarang memakaikan kaus kaki robek kepada mayat ayah...lihatlah anak2ku padahal harta ayah banyak, uang berlimpah, beberapa mobil mewah, tanah dan sawah di-mana2, rumah mewah banyak..tetapi tidak ada artinya ketika ayah sudah mati. Bahkan kaus kaki robek saja tidak boleh dibawa mati. Begitu tidak berartinya dunia, kecuali amal ibadah kita, sedekah kita yg ikhlas. Anak2ku inilah yg ingin ayah sampaikan agar kalian tidak tertipu dg dunia yg sementara. Salam sayang dari Ayah yang ingin kalian menjadikan dunia sebagai jalan menuju Allah....Semoga mengingatkan k

Instant Message Dari "Langit"

Jadi Orang Sakti

Silahkan kamu sebut dirimu hebat / sakti dan ndak perlu ibadah2an segala, cukup jika kamu bisa menguasai 5 macam ilmu ini saja:

1. Mengetahui dengan pasti tentang Hari Kiamat
2. Menurunkan hujan
3. Mengetahui dengan pasti apa yang ada dalam rahim
4. Mengetahui dengan pasti apa yang akan terjadi padamu besok.
5. Mengetahui dengan pasti di bumi mana kamu akan mati


( QS. Lukman : 34 )

Sombong, Dengki dan Ambisi

Sombong, dengki dan ambisi, sangat berpengaruh dalam kehidupan. Ada lelaki pendiam yang baik hati telah membunuh seorang karena dendam yang bertumpuk-tumpuk.

Kaum Quraisy menganiaya nabi SAW dan para sahabatnya dalam waktu lebih dari sepuluh tahun. Puncaknya tokoh-tokoh mereka bermusyawarah di gedung yang diberi nama Darunnadwah. Dalam musyawarah itu mereka memutuskan: Muhammad SAW harus dibunuh, atau diusir dari Makkah atau ditahan hingga meninggal dunia, karena mereka terlalu benci dengan agama yang didakwahkan, dan terlalu cinta dengan agama mereka yang menyembah berhala.

Maka orang hebat adalah yang bisa mengendalikan sombong, dengki dan ambisi. Dan orang jahat adalah yang tidak bisa mengendalikan sombong, dengki dan ambisi. Dalam kitab Kanzul-Ummal (كنز العمال – (ج 3 / ص 525) dijelaskan:

إِياَّكُمْ وَالْكِبْرَ ، فَاِنَّ اِبْلِيْسَ حَمَلَهُ الْكِبْرُ عَلَى أَنْ لاَ يَسْجُدَ لِآدَمَ ، وَإِياَّكُمْ وَالْحِرْصَ فَاِنَّ آدَمَ حَمَلَهُ الْحِرْصُ عَلَى أَنْ أَكَلَ مِنَ الشَّجَرَةِ وَإِياَّكُمْ وَالْحَسَدَ ، فَاِنَّ ابْنَيْ آدَمَ إِنَّماَ قَتَلَ أَحَدُهُماَ صاَحِبَهُ حَسَداً ، فَهُنَّ أَصْلُ كُلِّ خَطِيْئَةٍ. (ابن عساكر عن ابن مسعود).


Artinya:
Jauhilah kesombongan! Karena kesombongan telah mendorong Iblis untuk tidak mau bersujud pada adam AS. Jauhilah ambisi! Karena ambisilah yang telah mendorong Adam untuk makan buah syajarah. Dan jauhilah dengki! Karena sungguh anak Adam telah membunuh pada sahabatnya (yakni saudaranya) karena dengki. Maka sungguh tiga itu sumber segala kesalahan. [HR Ibnu Asakir dari Ibnu Masud).