Seorang mendengar rojul berkali-kali membaca, “Qul Huwalloohu Ahad.”
Setelah subuh, dia datang untuk melaporkan pada Nabi SAW. Dari nada bicaranya,
sepertinya dia meremehkan ‘Bacaan Surat’ yang diulang-ulang tersebut.
Ternyata Nabi SAW bersabda, “Demi Zat yang diriku di TanganNya, sungguh
Surat tersebut sebanding sepertiga Al-Qur’an.” [1]
Ibnu Saed, Ibnu Dhoris, dan Abu Yala, mengeluarkan Hadits dari Anas RA:
“Dulu Nabi SAW pernah pergi ke Syam. Tiba-tiba Jibril AS turun untuk berkata ‘ya Muhammad! Sungguh Muawiyah bin Muawiyah Al-Muzani wafat. Kau pasti mau menyolati dia dengan senang?’.
Nabi bersabda ‘tentu!’.
(Setelah menggendong Nabi SAW), Jibril AS mengibaskan sayap kearah bumi. Tahu-tahu Jibril AS terbang tinggi, hingga segala sesuatu tampak mengecil dan seperti menempel bumi. Di atas, Jibril AS meletakkan singgasana, agar dipergunakan shalat ghoib oleh Nabi SAW.
Nabi bertanya ‘apa sebabnya Muawiyah mendapatkan keutamaan sehebat ini? Yang menyalati jenasahnya barisan 600.000 malaikat. Di belakangnya juga berjumlah sekian itu’.
Jibril AS menjawab ‘karena sering membaca Qul Huwalloohu Ahad. Dengan berdiri, duduk, bepergian dan tiduran, dia membaca terus Surat tersebut’.”
Di dalam Addalail, Al-Baihaqi juga mengeluarkan Hadits ini. [2]
“Dulu Nabi SAW pernah pergi ke Syam. Tiba-tiba Jibril AS turun untuk berkata ‘ya Muhammad! Sungguh Muawiyah bin Muawiyah Al-Muzani wafat. Kau pasti mau menyolati dia dengan senang?’.
Nabi bersabda ‘tentu!’.
(Setelah menggendong Nabi SAW), Jibril AS mengibaskan sayap kearah bumi. Tahu-tahu Jibril AS terbang tinggi, hingga segala sesuatu tampak mengecil dan seperti menempel bumi. Di atas, Jibril AS meletakkan singgasana, agar dipergunakan shalat ghoib oleh Nabi SAW.
Nabi bertanya ‘apa sebabnya Muawiyah mendapatkan keutamaan sehebat ini? Yang menyalati jenasahnya barisan 600.000 malaikat. Di belakangnya juga berjumlah sekian itu’.
Jibril AS menjawab ‘karena sering membaca Qul Huwalloohu Ahad. Dengan berdiri, duduk, bepergian dan tiduran, dia membaca terus Surat tersebut’.”
Di dalam Addalail, Al-Baihaqi juga mengeluarkan Hadits ini. [2]
[1] سنن أبي داود (2/ 72)
1461 - حَدَّثَنَا الْقَعْنَبِيُّ، عَنْ مَالِكٍ، عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ
بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ، عَنْ أَبِيهِ، عَنْ أَبِي
سَعِيدٍ الْخُدْرِيِّ، أَنَّ رَجُلًا سَمِعَ رَجُلًا يَقْرَأُ: قُلْ هُوَ
اللَّهُ أَحَدٌ يُرَدِّدُهَا، فَلَمَّا أَصْبَحَ جَاءَ إِلَى رَسُولِ
اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ، فَذَكَرَ لَهُ، وَكَأَنَّ
الرَّجُلَ يَتَقَالُّهَا، فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ
وَسَلَّمَ: «وَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ، إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ
الْقُرْآنِ»
__________
__________
[حكم الألباني] : صحيح.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar